poems

        NOTE


Dalam alunan senduku
sejenak ku menerawang jauh
menyusuri setapak demi setapak jalan Penuh darah
mencari ..
roh yang menyelimuti rohani
stelah kutemui
hanya paraunya yang mengusik qalbuku
ia menatapku ...
dan mengajakku berkelana
mendaki cakrawala
setelah kuterbangun
tlah ku sadari ...
aku sudah tiada berwujud



---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
                                   

                                           PAUGERAN


Alif
winengku pambukaning atur
piwulaning agomo kang kaceto
mring jagad saendinging bawono

Dulur papat kalimo pancer
wetan ngidul kulon mangalor
den durjening diri jejekking iman
 mring Ilahi kang akaryo jati

Kabeh mau ...
amungg sakawet
jloring pasinaon
memetri wali klawan nabi

Sak banjure ...
paugeran den tindakno
tinebehna ing lelampah asor
tinekenan rukun kang pratela

Yen sira tegen lelampah
raket lan ceket gegondhelan
mring Qu'an klawan Al Hadist
Swarganira den panganti
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sunyi ,Sendiri


terpaut rindu , tanpa berucap

tanpa menyapa



sunyi ,sendiri

akku sendiri

akku menanti .,,


namun kini kusadari ,hanya bualan yang ku nanti

namun kini kusadari ,hanya siksaan jiwa yang ku nanti

sunyi ,sendiri

akku menanti jawaban tak berarti

asaku tlah memuncak

pedihh , 

pedih teramat sangat

 hinga menggores qalbuku


ibuu ,

sakiiit nuraniku


ayahhh,

remuk ragaku


akku terombang ambing dalam kepedihan

biarlah akku menatap duniaku yang teramat galau


memendam asaku yang mengoyak pikiranku

Tuhan, kuatkan akku
 


...

kini usiamu tak lagi muda

larut dalam senja


tapi engkau tetap berusaha ,membantu ayah bekerja

 mencari penghidupan yang lebih baik dihari esok


ohh ibu ,

sekejap aku teringat ,
dulu engkau mengasuhku dalam luka

dicaci tetangga ,dimaki orang berada
duhai ibu ,perih jikalau ku ingat lukamu

ibu ,
biar bayu menghapus duka mu ,
biar tirta membasuh sendu mu ,ibu

dan biar Tuhan selalu menjagamu ,
karna aku tak tau bagaimana caranya aku menjagamu

kini usiamu tak lagi muda
larut dalam senja ...
kini usiamu tak lagi muda
larut dalam senja

tapi engkau tetap berusaha ,membantu ayah bekerja
mencari penghidupan yang lebih baik dihari esok

ohh ibu ,
sekejap aku teringat ,
dulu engkau mengasuhku dalam luka

dicaci tetangga ,dimaki orang berada
duhai ibu ,perih jikalau ku ingat lukamu

ibu ,
biar bayu menghapus duka mu ,
biar tirta membasuh sendu mu ,ibu

dan biar Tuhan selalu menjagamu ,
karna aku tak tau bagaimana caranya aku menjagamu

kini usiamu tak lagi muda
larut dalam senja


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gak ada Judul

ku ingin Tuhan selalu menerangi jalan yang ku tapaki , 

hingga akku bertemu dengan nisan ,


ku ingin di setiap detak nafasku , 

  bunda dan ayahku selalu ada disisiku

dan mengusap setiap tetes lukaku


Tuhan ,

terangilah mereka seperti lilin yang bersinar diantara kelam
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Belenggu

 
Pada sejumput ilalang kecil ini
Kukabarkan pada umi disurgawi

Kini ku mengadah
Dalam baluran darah dan kesucian
Aku tak kuasa lagi berjalan
Aku telah mati
Bersama jenasah-jenasah suci
dan antara doa hamba2 Tuhan
Aku tak kuasa menangkis pukul tentara2 pemberontak

Rohku hilang tak bersuara
Tapi suara pistol masih ada
Sedangkan aku tlah tiada

Comments
One Response to “poems”
  1. LEENOV says:

    nice share sobt.. :D

    visit my blog too..

    http://phoynix-edhz.blogspot.com/

Leave A Comment

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Blogger templates